Hari Keempat PORSENI 2025: Pertandingan Voli, Catur, dan Solo Vokal Berjalan Meriah

Cirebon – Aksara. Hari Keempat PORSENI 2025 pada Kamis, 20 November 2025 diisi dengan rangkaian pertandingan voli, catur, dan solo vokal. Sejak pagi, suasana kampus sudah ramai oleh peserta dan supporter yang hadir mengikuti jalannya kegiatan. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan pengecekan persiapan oleh panitia. Setelah semua kesiapan teknis terpenuhi, pertandingan berlangsung di tiga…

Read More

IPB Festival Vol.3 Hari Kedua Berlangsung Meriah dan Penuh Antusias.

CIREBON, AKSARA – Kamis, 5 Februari 2026, IPB Festival memasuki hari kedua. Para peserta hadir dan melakukan registrasi ulang pada pukul 08.00 hingga 09.00 WIB. Setelah menyelesaikan proses registrasi, peserta langsung menuju ruang lomba masing-masing sesuai cabang yang mereka ikuti. Panitia mengarahkan mereka dengan tertib menuju lokasi yang sudah siap. Cabang lomba pada hari kedua meliputi…

Read More

Rayakan Dies Natalis ke-1, UKM Swaranata Caruban IPB Cirebon Gandeng Komunitas Seni se-Ciayumajakuning

CIREBON, AKSARA – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-1, UKM Seni Tari Swaranata Caruban Institut Prima Bangsa (IPB) Cirebon menggelar acara seni budaya yang melibatkan berbagai komunitas seni dari wilayah Ciayumajakuning, Sabtu (31/01/2026). Kegiatan ini berlangsung di Gedung 1 Institut Prima Bangsa dan antusias Mahasiswa serta tamu undangan yang hadir. Acara berlangsung pukul 13.30 WIB…

Read More

Stigma Kesempurnaan, Bullying, dan Disabilitas: Ketika Remehan Berubah Menjadi Kekuatan Hidup

CIREBON, AKSARA — Merasa paling sempurna dan tak pernah memiliki kekurangan. bolehkah kita terus menerapkan kalimat ini menjadi penghambat ataukah kekuatan? Tentu pastinya kita perlu menjadikan sebuah kalimat ini sebagai prinsip, benarkah demikian? bukankah itu termasuk sebuah sifat kesombongan? Sebagian besar kalimat ini bisa menjadi sebuah penilaian dari sudut pandangan yang berbeda, mengapa demikian? Karena itu…

Read More

UKM Tari Tradisional Tampilkan Aksi Memukai Di PKKMB IPB Cirebon 2025

Cirebon, AKSARA – PKKMB IPB CIREBON hari kedua digelar pada 17 September 2025 di Gedung Korpri Kota Cirebon, menampilkan beragam penampilan menarik dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). UKM Tari Tradisional turut memeriahkan acara. Mereka mengungkapkan bahwa persiapan hanya dilakukan selama dua minggu, dan di minggu terakhir mereka harus mengejar gerakan yang belum dikuasai. Dalam tarian,…

Read More

Etika Mahasiswa Menjaga Batas Profesional di Kampus

Cirebon, Aksara – Lingkungan kampus bukan hanya tempat mahasiswa mengejar nilai akademik. Tetapi juga ruang belajar bersikap. Di sinilah mahasiswa berlatih komunikasi, tanggung jawab, serta cara menempatkan diri dalam berbagai situasi sosial. Sayangnya, masih banyak yang menganggap kehidupan kampus sepenuhnya santai sehingga batas profesional sering terabaikan. Ada yang terlalu bebas kepada dosen, terlalu bergantung pada…

Read More

PKKMB IPB Cirebon 2025: Membentuk Generasi Cerdas Dan Berintegritas Di Era Transformasi

Cirebon, AKSARA – PKKMB IPB Cirebon 2025 digelar pada 16 September 2025 di Gedung Korpri Kota Cirebon dengan tema “Berkarya dengan Karakter, Tumbuh dalam Inklusi, dan Melaju Bersama Membangun Mahasiswa Cerdas dan Berintegritas di Era Transformasi.” Sebanyak 536 mahasiswa baru resmi terdaftar pada tahun akademik 2025/2026, dengan rincian: 126 mahasiswa Program Studi Sastra Jepang, 80…

Read More

Pemerintah Menonaktifkan Akun Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun

CIREBON, AKSARA – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menetapkan kebijakan baru. Menonaktifkan akun media sosial bagi pengguna di bawah 16 tahun mulai 28 Maret 2026. Aturan ini berlaku untuk platform digital dengan kategori risiko tinggi. Mengmbil Langkah ini guna memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Pemerintah menetapkan kebijakan ini melalui Peraturan Menteri…

Read More

Tiga Wajah Roehana yang Mengubah Sejarah Pers Perempuan

Tiga Wajah Roehana Koeddoes yang Mengubah Sejarah Pers Perempuan bukan hanya sekadar ungkapan. Tetapi cerminan nyata dari perjuangan seorang perempuan di tengah kerasnya kehidupan pada masa kolonial. Pada awal abad ke-20, ruang publik lebih banyak terkuasai laki-laki, sementara kesempatan perempuan untuk mengenyam pendidikan masih sangat terbatas. Dalam situasi seperti itu, Roehana tampil membawa perubahan. Ia…

Read More