Cirebon – Aksara, Rangkaian acara Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) IPB Cirebon resmi bergulir pada Senin (17/9/2025). Pembukaan kegiatan bergengsi ini berlangsung khidmat, ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, serta sambutan hangat dari Rektor IPB Cirebon dan Ketua Pelaksana.
Tahun ini, Porseni IPB Cirebon mengusung tema “Menggali Potensi, Mewujudkan Prestasi, dan Menjalin Kebersamaan Melalui Semangat Sportivitas dan Kreativitas”. Hari pertama pelaksanaan langsung dipadati oleh antusiasme mahasiswa dan dosen yang memadati berbagai venue lomba.
Adu Puitis di Gedung 1 Salah satu sorotan utama di hari pertama adalah Lomba Baca Puisi yang digelar di Ruang BEM, Lantai 2 Gedung 1. Lokasi ini dipilih karena memiliki akustik yang mendukung kekhusyukan pembacaan karya sastra.
Tiara, selaku Penanggung Jawab (PJ) lomba puisi, menjelaskan bahwa kompetisi ini bertujuan menggali potensi artistik mahasiswa. Kualitas lomba pun terjamin dengan hadirnya juri berkompeten, yakni Cici Situmorang, S.I.P., S.Pd., M.Pd., yang dikenal ahli di bidang sastra dan seni pertunjukan.
“Tujuan utama kami adalah menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan menjadi wadah prestasi. Berkat perencanaan matang dan koordinasi tim yang solid, acara berjalan lancar dengan dukungan tata suara dan pencahayaan yang optimal,” ujar Tiara.
Keseruan di Aula Kaca dan Lapangan Gedung 2 Sementara itu, atmosfer berbeda terasa di cabang olahraga. Di Aula Kaca, pertandingan Tenis Meja berlangsung seru dari pagi hingga pukul 13.00 WIB. Fahmi, salah satu panitia, mengungkapkan bahwa semangat tidak hanya datang dari mahasiswa, tetapi juga para dosen yang turut ambil bagian.
Tensi paling tinggi terjadi di Lapangan Gedung 2 tempat dilaksanakannya lomba Tarik Tambang. Rasyha, selaku PJ Tarik Tambang, menyebutkan bahwa kompetisi berjalan sangat ketat. Sempat terjadi insiden keributan kecil di pertengahan lomba akibat tingginya semangat kompetisi antar tim.
Namun, berkat kesigapan panitia di bawah koordinasi Rasyha, situasi berhasil didinginkan. “Alhamdulillah, panitia berhasil melerai dan meredakan suasana. Lomba tetap berjalan hingga akhir dengan meriah dan penuh tawa, mengembalikan semangat kebersamaan sesuai tema acara,” jelas pihak panitia.
Melalui Porseni ini, IPB Cirebon berharap dapat mencetak bibit-bibit unggul yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan.
(17/9/2025)
Hari-Kesatu-Lomba-Puisi-Hingga-Tarik-Tambang-Berlangsung-Sengit-dan-Meriah