Nobar & Diskusi Bareng Layar Puan

Cirebon – Acara Layar Puan: Breaking the Chain digelar pada Minggu, 17 Agustus 2025, di Gramedia Gramedia Grage Mall Cirebon menjadi lokasi penyelenggaraan acara Layar Puan: Breaking the Chain. Kegiatan ini menghadirkan pemutaran film, pembacaan puisi, serta diskusi publik dengan isu utama kekerasan seksual dan praktik pernikahan anak.

Penonton dari berbagai usia, bahkan ada yang datang dari luar kota seperti Batam, turut menyaksikan tiga film bertema perempuan dan anak: Algeria Violet (Turki), Laut Memendam Luka (Indonesia), serta Worth of A Girl(internasional).

Sebelum diskusi dimulai, penampilan mahasiswi Institut Prima Bangsa memberikan nuansa khusus lewat pembacaan puisi. Tiara membawakan Jeritan Sunyi: Elegi untuk Indonesia Emas, Lulu membacakan puisi Pembela yang Terluka, sementara Bhiempy dengan Siapa yang Kau Jaga Tuan, berhasil menggugah suasana.

Usai itu, diskusi publik menghadirkan narasumber Cici Situmorang  S.IP., S.Pd., M.Pd.   (aktivis sosial), Mariam Gesti Pratiwi (filmmaker), dan Nisa Rizkya (seniman visual), yang menyoroti pentingnya seni sebagai sarana penyadaran sosial).

Dalam sesi diskusi, Cici Situmorang S.IP., S.Pd., M.Pd. Membagikan pengalamannya mendampingi anak-anak marginal di Cirebon, sementara Mariam Gesti menegaskan bahwa orang dewasa harus lebih peka terhadap anak-anak. Nisa Rizkya pun mengangkat isu pernikahan dini yang masih kuat di keluarganya sendiri.

Diskusi berlangsung interaktif dengan tanya jawab seputar riset film, proses kreatif, hingga refleksi posisi perempuan di masyarakat. Melalui Layar Puan, penyelenggara berharap seni dan film dapat menjadi ruang alternatif untuk membuka percakapan, meningkatkan kesadaran, serta mendorong aksi nyata.

(17/8/2025)

Layar-Puan

Untuk Versi PDF Bisa Klik Link Diatas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *