Simfoni Jiwa Rayakan Dies Natalis Pertama Lewat Pertunjukan di Baraja Coffee Amphitheater

CIREBON, AKSARA — UKM Simfoni Jiwa menggelar pertunjukan teater pada Senin (22/12) di Baraja Coffee Amphitheater, Cirebon, sebagai bagian dari perayaan dies natalis pertama UKM tersebut.

Acara dipandu oleh MC dari UKM Self Development. Pertunjukan dibuka dengan dua penampilan tari, yaitu tari Sintren dan tari Lathi, sebelum akhirnya masuk ke pementasan teater.

Pertunjukan kali ini mengangkat tema Dinamika Rasa, dengan judul pementasan Biarkan Aku yang Menentukan Arah. Berdasarkan hasil wawancara, tema ini dipilih karena dinilai dekat dengan kehidupan sehari-hari dan menggambarkan kondisi anak muda masa kini yang sering merasa kesulitan mengekspresikan emosi, amarah, dan pikiran yang bercampur.

Melalui pementasan ini, Simfoni Jiwa ingin menyampaikan pesan bahwa perasaan dan emosi tidak harus dipendam, tetapi dapat disalurkan lewat seni.

Di beberapa scene pertunjukan, pembacaan puisi muncul sebagai bagian dari adegan teater untuk memperkuat suasana panggung dan pesan cerita yang sedang dibangun.

Pementasan ini dikonfirmasi sebagai produksi teater ke-4 UKM Simfoni Jiwa.
Sebelumnya, mereka telah menampilkan Harmoni Kasih Ibu (22/12/2024, Gramedia Grage Mall), Senja Sastra (1/6/2025, Gramedia Grage Mall, peringatan Hari Lahir Pancasila), dan Sandiwara Aksara (25/7/2025, Bajraja Coffee Amphitheater) yang mengangkat cerita Sunan Gunung Jati dan Putri Ong Tien.

Selain teater, acara juga menampilkan persembahan lukisan, serta diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai bagian dari rangkaian acara dies natalis pertama.

Ketua UKM Simfoni Jiwa, Lulu Salsabila, menyampaikan bahwa ia merasa sangat terharu, bahagia, dan bangga atas terselenggaranya pementasan ke-4 ini di tahun pertama UKM berdiri.

Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut terwujud berkat solidaritas anggota dan dukungan pembina UKM, Miss Cici Situmorang, yang terus memberikan arahan dan masukan selama proses produksi berlangsung.

22/12/2025

Klik dibawah ini untuk Via PDF

Simfoni-Jiwa-Rayakan-Dies-Natalis-Pertama-Lewat-Pertunjukan-di-Baraja-Coffee-Amphitheater

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *