Prestasi Membanggakan: Siti Najmatul Mu’izzah Raih Juara 2 Storytelling Internasional

CIREBON, AKSARA — Prestasi membanggakan diperoleh oleh mahasiswi Institut Prima Bangsa Cirebon, Siti Najmatul Mu’izzah M, dari UKM Simfoni Jiwa, yang berhasil meraih juara 2 dalam kompetisi Storytelling tingkat internasional.

Kompetisi tersebut diikuti oleh lebih dari 25 peserta dari berbagai negara, baik nasional maupun internasional, seperti Filipina, Turki, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Di tengah ketatnya persaingan, Siti Najmatul Mu’izzah M, justru menegaskan bahwa lawan terberat bukanlah peserta lain, melainkan dirinya sendiri.

“Persiapan utamaku adalah kesiapan diri dan berdoa kepada Allah SWT. Aku menjadikan Tuhan sebagai sahabat setia dalam setiap proses yang aku jalani,” ujarnya.

Meski persaingan dengan peserta dari luar negeri terasa berat, ia memilih untuk fokus pada proses pengembangan diri. Ia harus berhadapan dengan berbagai tantangan internal, mulai dari rasa malas, perasaan tidak percaya diri, hingga kecemasan akan hasil

yang tidak maksimal. “Bukan mereka yang harus aku lawan, tapi diriku sendiri. Rasa insecure dan anxiety itu nyata, dan harus benar-benar dilawan,” ujarnya.

Dalam proses tersebut, ia mendapatkan banyak pembelajaran berharga dari pembina UKM Simfoni Jiwa, Miss Cici. Salah satu pesan yang paling ia ingat adalah tentang pentingnya menuntaskan apa yang sudah dimulai dan memahami bahwa setiap orang memiliki nilai serta keunikannya masing-masing.

“Miss Cici selalu mengajarkan bahwa hasil penilaian tidak hanya dilihat dari akhirnya, tetapi dari bagaimana proses itu dijalani. Setiap orang punya value yang berbeda,” jelasnya.

Dengan dukungan lingkungan dan komunitas yang positif, ia terus berusaha memberikan yang terbaik, bukan untuk memenuhi ekspektasi orang lain, melainkan sebagai bentuk penghargaan terhadap dirinya sendiri. Prinsip yang ia pegang teguh adalah berusaha semaksimal mungkin, lalu menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan.

Setelah mengikuti kompetisi tersebut, ia merasakan perubahan besar dalam cara pandangnya terhadap hidup dan pencapaian. Ia semakin menyadari bahwa apa yang dimiliki orang lain tidak datang dengan mudah, melainkan melalui proses dan kerja keras yang tidak terlihat.

Pengalaman ini juga menjadi batu loncatan baginya untuk terus berkembang, memperluas kapasitas diri, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan-tantangan berikutnya.

Rasa ingin tahu terhadap sejauh mana kemampuan diri bisa berkembang menjadi motivasi utama dalam langkah-langkahnya ke depan. Menurut Siti Najmatul Mu’izzah M, masa muda adalah fase yang tidak akan terulang, sehingga harus dimanfaatkan untuk memperjuangkan hidup yang layak dan bermakna, meskipun langkah yang diambil terasa kecil.

Prestasi yang diraih oleh Siti Najmatul Mu’izzah M, tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain, khususnya generasi muda, untuk berani melangkah keluar dari zona nyaman dan membawa potensi diri ke tingkat yang lebih tinggi.

12/12/2025

Klik dibawah ini untuk Versi PDF

Template-Buletin-5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *